Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
FLPP Peluang KPR Bagi Masyarakat Gaji Rendah PDF Cetak Email
Jumat, 10 Desember 2010 17:48

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kementerian Perumahan Rakyat, mengeluarkan kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kebijakan ini memberikan peluang bagi masyarakat bergaji rendah, untuk mendapatkan kepemilikan perumahan rakyat (KPR) bersubsidi.

Deputi Menpera Bidang Pembiayaan, Sri Hartoyo, saat melakukan kunjungan ke Pekanbaru Jumat (10/12) mengatakan, melalui FLPP ini akan mengubah sistim pola subsidi yang lama. Jika subsidi KPR yang lama hanya selama empat tahun, melalui FLPP ini subsidi diberikan hingga waktu 15 tahun.

"Kalau dulu itu subsidinya terbatas empat tahun saja dan angsuran yang dibayarkan berubah setelah tahun ke lima sesuai suku bunga pasar. Namun melalui FLPP ini, sejak akan kredit hingga masa tenor, angsuran pinjaman tetap dan tidak tergantung suku bunga pasar,"tegasnya.

Untuk suku bunga pola lama kata Sri, hanya berkisar 7 hingga 8 persen. Tetapi melalui FLPP, suku bunga mencapai 8,15 hingga 9,14 persen. Sehingga benar-benar membantu masyarakat, yang memiliki gaji sekitar Rp2,5 juta hingga Rp4,5 juta per bulan.

Persyaratan untuk memperoleh subsidi FLPP ini, masyarakat harus memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan setoran pajak tahunan (SPT). Selain itu, juga harus melampirkan slip gaji setiap bulannya.

"Nanti kelengkapan ini akan diseleksi oleh perbankan yang telah ditunjuk pemerintah. Misalnya Bank BTN, BNI dan BRI,"ujarnya.

Untuk tahap awal jelas Sri, pihaknya telah mempersiapkan 150 ribu tipe rumah sejahtera tapak dan 130 ribu tipe rumah susun. Untuk Riau, jumlahnya tergantung dengan permintaan dan hasil verifikasi dari perbankan.

"Karena itu, kita datang ke sini untuk mengsosialisasikan kebijakaan FLPP ini yang diatur dalam Peraturan Menpera nomor 14 tahun 2010, tentang pengadaan perumahan melalui kredit atau pembiayaan. Untuk penerapannya, kita tetap bekerjasama dengan REI dan APERSI,"terang Sri lagi. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang