Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Developer 'Nakal' Bisa Dipidanakan PDF Cetak Email
Jumat, 10 Desember 2010 14:16

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Ini peringatan bagi developer perumahan, yang sering ingkar janji dengan konsumen. Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI, telah merancang Undang-Undang yang akan menindak para developer 'nakal' itu.


Penegasan ini diutarakan Deputi Menpera Bidang Pembiayaan, Sri Hartoyo, kepada riauplus.com, Jumat (10/12) di Pekanbaru."Undang-undang itu saat ini tengah dipersiapkan. Kemungkinan pertengahan Bulan Desember ini sudah selesai,"tegasnya.

Sri mengatakan, dalam Undang-Undang itu nanti akan diatur sejumlah sanksi yang akan diberikan kepada developer nakal itu."Sanksi itu bisa administrasi, pencabutan izin dan bahkan pidana,"bebernya lagi.

Deputi Menpera ini menjelaskan,dengan adanya Undang-Undang ini, tentunya developer akan berpikir dua kali untuk ingkar janji dengan konsumennya. Misalnya persoalan tentang pemasangan listrik, fasilitas sosial maupun fasilitas umum, yang dijanjikan sebelum akan jual beli.

Sementara Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau, Rifayendi mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak bisa memberikan tindakan yang tegas kepada developer nakal tersebut. Alasannya, karena memang belum adanya hukum atau aturan yang bisa menjadi acuan.

"Permasalahannya di situ. Jika aturan itu sudah ada ditetapkan oleh pusat, kita pengurus di daerah ini tinggal mengikutinya saja,"terangnya. M. Nur Zein

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu