|
Selasa, 07 Agustus 2012 22:08 |
|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau direncanakan besok, Rabu (7/8/12), mengundang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Pertemuan ini dalam rangka membahas, kelanjutan progres jalan Tol Pekanbaru-Dumai yang saat ini terkendala.
Ketua Tim Percepatan Tol Pekanbaru-Dumai, Emrizal Pakis kepada riauplus.com, Selasa (7/8/12), membenarkan tentang rencana pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan itu dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau.
"Saya ingin kita semua tahu kondisi yang sebenarnya. Untuk itu saya sudah mengundang tim yang membidangi proses pembebasan lahan untuk tol Pekanbaru-Dumai,"tegas Emrizal.
Ketika ditanyakan mengenai substansi pertemuan itu, Emrizal menilai langkah yang ditempuh pada dasarnya bukan untuk mencari benar atau salah. Melainkan untuk mencari solusi, demi melanjutkan progres pengembangan infrastruktur yang sudah digalakkkan sejak beberapa tahun lalu itu.
"Makanya saya juga mengundang pihak DPRD Riau. Agar dapat diketahui bersama kondisi yang sebenarnya. Bahkan, nanti juga boleh ada perwakilan wartawan yang ikut dalam pertemuan itu,"ulas Asisten II Setdaprov Riau ini.
Lebih jauh dipaparkan Emrizal, langkah pembahasan juga bertujuan untuk menyusun target lanjutan guna menggesa pengerjaan yang saat ini terkendala proses pembebasan lahan.
"Mudah-mudahan dalam pertemuan itu nanti, ada titik terangnya,"ulas Emrizal, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau dan Tim Percepatan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai kecewa dengan PPTK dari Kementerian PU RI. Pasalnya, PPTK yang ditunjuk kinerjanya lamban dan jarang turun ke lapangan.
Bahkan, Pemprov Riau sudah mengusulkan alternatif sebagai solusi permasalahan tersebut. Seperti mengusulkan agar mengganti pejabat PPTK hingga menyusun action plan yang konkrit dalam menyelesaikan proses pembebasan lahan tol Pekanbaru-Dumai tersebut. M. Nur Zein
|