Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Komut RAL Klaim Ada Pertemuan dengan Muamalat PDF Cetak Email
Senin, 06 Agustus 2012 12:15

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Manajemen PT Riau Airlines (RAL) telah melakukan pertemuan dengan Bank Muamalat, terkait penyelesaian hutangnya pasca dinyatakan pailit oleh  Pengadilan Niaga Medan. Beberapa poin positif dihasilkan, dalam pertemuan kedua pihaknya yang bersengketa itu.

Kepastian adanya pertemuan antara manajemen PT RAL dan Bank Muamalat dalam upaya damai itu, dibenarkan oleh Komisaris Utama (Komut) PT RAL Wan Syamsir Yus, kepada riauplus.com, Senin (6/8/12) di Kantor Gubernur Riau.

"Sudah jumpa dia (RAL-Bank Muamalat). Kayaknya bagus,"singkat Wan Syamsir Yus, usai menyerahkan bantuan paket lebaran bagi ratusan PNS golongan I Pemprov Riau.

Ketika ditanyakan apa saja kesepakatan yang telah dicapai dalam pertemuan itu, Wan yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Riau ini, tidak bisa menjelaskannya secara rinci. Wan mengaku, yang lebih tau jajaran Direksi PT RAL.

"Jangan tanya sama saya. Tanyakan sama direksinya saja. Kalau tanya Saya, tidak tau saya,"ungkap Wan Syamsir Yus lagi, yang mengaku hutang PT RAL dengan Bank Muamalat sekitar Rp50 milyar.

Demikian juga saat ditanyakan upaya PT Riau Invenstmen Coorporation (PT RIC) yang ingin menyelamatkan PT RAL dengan mencari investor baru?lagi-lagi Wan tidak mengetahuinya.

"Gak tau saya. Apa RIC atau BUMN atau apa, gak tau saya. Tanyakan dia (Rida,Dirut PT RIC) saja lah ya, yang pasti. Karena kalau gak pasti, payah nanti. Tanya sama Pak Rida saja,"tegasnya lagi.


Seperti diketahui, Pengadilan Niaga Medan telah menetapkan PT RAL pailit pada tanggal 12 Juli 2012 lalu karena RAL tidak bisa membayar hutang ke Bank Muamalat yang berkisar Rp60 miliar. Sebelumnya RAL, telah mengangsur pinjamannya sebesar Rp3 miliar pada Desember 2010  dan Rp25 miliar pada Desember 2011. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Rakor Gubri Dengan Bupati/Walikota Se Riau

article thumbnail
Galeri Foto Peresmian Proyek Pemprov Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang