|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengharapkan, hasil fit and proper tes terhadap calon Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri, tidak memakan waktu lama. Pasalnya, dikhawatirkan dapat mengganggu pelayanan bagi nasabah bank milik daerah itu.
Permintaan Gubri itu disampaikannya kepada riauplus.com, Selasa (10/7/12), ketika dikonfirmasi tentang belum turunnya hasil fit and proper tes yang dilakukan Bank Indonesia, dalam menentukan calon Dirut Bank Riau tersebut.
"Saya berharap mudah-mudahan memang, hasil fit and proper tes ini tidak boleh terlalu lama. Karena nanti juga akan sangat mengganggu bagi jalannya perbankan kita, untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan prima kepada seluruh masyarakat kita,"tegasnya.
Oleh karena itu lanjut Gubri, Bank Riau Kepri sebagai bank salah satu sentral yang ada di daerah, diharapkan agar tidak sampai stagnan."Tidak boleh terjadi kemacetan, tidak boleh terjadi hambatan,"ujarnya.
Semuanya itu sambung Gubri, tidak akan terjadi apabila manajemen bank-nya sudah lengkap. Salah satu kelengkapan manajemen bank itu adalah, jabatan Dirut yang saat ini masih sedang diseleksi Bank Indonesia.
"Nah, manajemen bank ini sekarang sedang dilakukan fit and proper tes. Karena itu saya berharap, mudah-mudahan Bank Indonesia akan dapat segera memutuskan, menetapkan setelah mendapatkan hasil yang terbaik dari fit and proper tes yang dilakukan bank Indonesia saat ini,"terangnya lagi.
Seperti diketahui, hingga saat ini Bank Indonesia Cabang Pekanbaru belum menyampaikan hasil fit and proper tes Dirut Bank Riau Kepri. Karena itu, para pemegang saham Bank Riau Kepri telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), Jumat (15/6/12) lalu, di Hotel Grand Hyatt Jakarta.
Dalam RUPS itu, salah satu agendanya membahas tentang penunjukkan pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) menggantikan posisi Erzon, yang memang sedang mengikuti fit and proper tes. Hasilnya, pemegang saham menetapkan Wan Marwan sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Bank Riau Kepri.
Wan Marwan sendiri, sebelumnya merupakan Direktur Operasional Bank Riau Kepri. Jabatan Plt Dirut ini akan diemban wan, hingga ditetapkan pejabat Dirut yang definitif, hasil fit and proper tes Bank Indonesia.
Nama-nama calon Direktur Utama Bank Riau Kepri ini, berdasarkan rekomendasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) lalu itu antara lain, Erzon, Abdul Azis, dan Ruslan Malik dan satu nama baru Fizan Noordjaelani, yang merupakan Direktur Keuangan Riau Air. M. Nur Zein
|