Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Realisasi APBD Riau Rendah, Hanya Capai 26,97 Persen PDF Cetak Email
Selasa, 14 Mei 2019 20:58

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Hingga Tri Wulan kedua Mei 2019 ini, realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau masih rendah yakni  mencapai 26,97 persen atau setara dengan Rp1.557.739.359.493.

 


"Dengan rincian untuk belanja tidak langsung sebesar 10,60 persen. Sedangkan untuk belanja langsung sebesar 6,37 persen,"kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, Selasa (14/5/19).


Dia mengakui, realisasi APBD tersebut masih rendah. Namun pihaknya optimis pada pertengahan tahun nanti realisasi serapan anggaran akan meningkat. Sebab saat ini sejumlah OPD masih menyelesaikan administrasi keuanganya, sehingga belum seluruhnya tercatat menjadi realisasi.


"Diawal-awal ini memang sedang dalam tahap persiapan semua. Karena kita kan tidak boleh terburu-buru untuk mengeksekusinya. Perlu persiapan yang matang. Biasanya kita itu memang dipertengahan tahun nanti meningkat realisisanya," kata Sekda.


Saat disinggung apakah ada OPD yang enggan menggunakan anggaran karena adanya harus menyesuaikan dengan visi misi gubernur terpilih, Ahmad Hijazi memastikan sudah tidak ada lagi. Alasannya, karena visi dan misi itu hanya penajaman saja.


"Jadi sebenarnya secara umum kebijakan daerah itu kan sesuai RKB dan Musrembang. Hanya saja saat masuk kegiatan, baru ada fokus, penekanan kemana, ke aspek apa. Misalnya sektor pertanian, pertanian yang bagaimana, misalnya sekarang kan kecendrunganya itu untuk budidaya padi, jadi fokus per komoditi. Kemudian untuk pengembangan usaha, fokusnya ke UKM agar produktif, jadi kegiatan itu difokuskan,"sebutnya.nor

 

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran