Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pusat Akan Angsur DBH Riau Rp700 Miliar PDF Cetak Email
Jumat, 10 Agustus 2018 07:58

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dana Bagi Hasil (DBH) Migas sebesar Rp 1,9 triliun dikabarkan segera diansur oleh pihak pusat dalam waktu dekat ini.

 


Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, pihak pusat akan mengirim uang sebanyak Rp 700 miliar kepada Pemprov Riau.Pria yang akrab disapa Dedet ini juga mengatakan, beberapa waktu belakangan Pemprov dan DPRD cukup intens berkomunikasi dengan Menteri Keuangan.


"Dalam waktu dekat pusat akan mengirimkan angsuran DBH sebesar Rp 700 miliar. Kami sudah melakukan koordinasi ke pusat beberapa waktu lalu," kata Dedet, Kamis (9/8/18).


Diakui Dedet, anggaran Rp 700 miliar tersebut belum bisa menutupi defisit senilai Rp 1,9 triliun. Namun dirinya merasa cukup bersyukur, karena hak yang seharusnya diterima daerah akhirnya segera direalisasikan.


Ditanya jadwal pusat akan mengirim uang tersebut, ia memperkirakan direalisasikan minggu depan."Berkemungkinan bisa pekan depan. Yang pasti pusat berjanji secepatnya, kita tunggu saja," ulasnya.


Ia juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap bekerja keras dalam mendapatkan penghasilan daerah. Ia mengingatkan jangan karena ada gambaran pemasukan lantas OPD bermalas-malasan. Karena defisit yang harus ditutupi masih cukup banyak.


"OPD harus bekerja keras. Karena defisit masih banyak, kalau perlu cari lobang lain. Jangan karena ada uang masuk dari pusat, kemudian OPD kembali ke habitat," ulasnya.tpc/nor



 

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy