Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gubri Dukung Desakan Kelola Blok Rokan PDF Cetak Email
Selasa, 31 Juli 2018 18:55

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman tidak bisa mengamini dorongan berbagai pihak agar pemerintah daerah mengambil peran lebih dari pengelolaan Blok Rokan.

 


"Kami menyambut baik dorongan berbagai pihak dan masyarakat Riau, supaya pemerintah daerah mengambil peran lebih di Blok Rokan. Namun semua keputusan itu ada di pusat dan kami sudah mengikuti mekanismenya," katanya, Selasa (31/7/18) di Pekanbaru.


Andi Rachman sendiri mengakui kalau selama ini Pemprov Riau sadar bahwa ada dorongan kuat dari berbagai stakeholder dan masyarakat soal keterlibatan daerah dalam mengelola sumur minyak tersebut. Namun setakat ini, menurutnya Pemprov Riau tidak bisa memaksakan diri untuk dapat lebih sebab masalah pengelolaan migas menjadi kewenangan pusat.


"Kalau ada harapan dari masyarakat untuk kita berpartisipasi, itukan semunya dengan mekanisme. Kalau hanya sebatas menyatakan siap untuk mengelola blok itu, kita siap. Tapikan ada lagi mekanisme yang lebih teknis menyangkut persyaratannya," ujar dia.


Andi Rachman menambahkan gambaran pasti untuk saat ini Riau dapat jatah PI 10 persen dari pengelolaan Migas di Blok Rokan, terlepas apakah Pertamina atau Chevron yang nantinya ditunjuk untuk mengelola blok itu. "Sekarang saya juga belum tahu pasti pusat menyelesaikan PI 10 persen untuk Riau sudah sejauh mana," sambungnya.


Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau mendorong agar daerah bisa mengambil peran strategis di Blok Rokan. Dorongan ini diutarakan oleh Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rah Trisno kepada bertuahpos.com, Selasa, 31 Juli 2018 di Pekanbaru.


"Kami sangat mendorong daerah dapat berkolaborasi sehingga Pemprov Riau bisa memiliki peran di Blok Rokan," ujarnya.


Dia berkata, saat ini memang Blok Rokan menjadi isu seksi karena masa kontrak pengelolaan blok tersebut habis 2021. Pemerintah tinggal menunggu hitungan jam untuk memutuskan apakah Blok Rokan akan diserahkan ke PT. Pertamina (Persero) atau masih tetap dikuasai oleh PT. Chevron Pasifik Indonesia (CPI).


"Freepot saja bisa dikuasai pemerintah, masa Pemprov Riau tak bisa untuk mengambil kekuasaan di Blok Rokan," sambungnya.


Intinya adalah, menurut Wijatmoko, terlepas kontrak itu akan diserahkan ke Pertamina atau CPI, Pemprov Riau sebagai pemilik daerah harus bisa mengambil peran di dalamnya. "Artinya SDM daerah harus mengambil peran. Mau berapa persenpun sahamnya tidak masalah," kata dia.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri