Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Merasa 'Dikibuli' Soal Pajak, Gubri Minta Perusahaan Sadar' PDF Cetak Email
Kamis, 12 Juli 2018 09:43

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemprov Riau selama ini merasa 'dikibuli' soal pembayaran pajak sejumlah perusahaan yang beroperasi di Riau.

 


Untuk itu, Pemprov Riau berencana akan mendudukkan masalah ini dengan kaum investor yang sudah menanamkam investasi dan beroperasi lama di Riau.


Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengakui kalau selama ini dirinya merasakan hal demikian. Ada semacam ketidakadilan diberlakukan ke Riau soal pembayaran pajak perusahan. Selama ini ada banyak perusahan hanya sebatas numpang kaya di Riau, tapi sama sekali tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.


"Contoh sederhana saja soal NPWP mereka (perusahaan). Mereka beroperasi di Riau tapi NPWP-nya terdaftar di daera lain. Tentu pajaknya tidak masuk ke Riau," katanya, Kamis, 12 Juli 2018 di Pekanbaru.


Andi Rachman menambahkan, dalam waktu dekat Pemprov Riau akan menyusun rencana pertemuan dengan pihak investor untuk membicarakan masalah ini. Di tengah kondisi pemerintah daerah mengalami kesulitan anggaran, pihak-pihak ini dianggap berpotensi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sisi pembayaran pajak.


Mengumpulkan pemilik perusahaan tersebut, lanjut Andi Rachman, Pemprov Riau secara terbuka mengajak pengusaha untuk 'sadar diri' agar perusahan-perusahan itu mau menggunakan NPWP Riau, sesuai di daerah mana mereka beroperasi.


"Karena ini menyangkut masalah pasal 25 (badan) dan pasal 21 (perorangan). Kalau ini di penuhi investor akan membantu PAD," sambungnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar