Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pasar Pemko Pekanbaru Mangkrak di Lahan Pemprov, Begini Sikap Walikota PDF Cetak Email
Kamis, 05 Juli 2018 13:37

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pembangunan Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai masih mangkrak. Pemerintah kota tidak bisa berbuat banyak karena berdalih kekurangan dana untuk melanjutkan pembangunan pasar jika menggunakan APBD.

Karena itu, Pemko Pekanbaru bertekad menyerahkan pembangunan pasar tersebut kepada pihak swasta. Namun muncul masalah, ternyata pasar yang dibangun itu bukan di lahan milik Pemko Pekanbaru, sebagian punya Pemprov Riau.

Lalu apa yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru untuk menyelesaikan bangunan yang mangkrak tersebut?"Apapun formulanya, kelanjutan pembangunan pasar cik puan harus segera diselesaikan," ujar Firdaus.

Pemko Pekanbaru berharap lahan tersebut diserahkan ke Pemko Pekanbaru. Namun itu tak mudah, karena banyak aturan yang harus ditaati.

"Kita harapkan kepada gubernur terpilih Pak Syamsuar dapat menyelesaikan," kata Firdaus, Kamis (5/7/2018).

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih tetap 'keukeuh' jika Pembangunan Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai yang sudah lama mangkrak dari zaman kepemimpinan Herman Abdullah menjabat Walikota Pekanbaru akan tetap menggandeng pihak ketiga atau sistem Build, Operate and Transfer (BOT).ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota