Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Sekdaprov Minta OPD Tindaklanjuti Catatan BPK Soal Laporan Keuangan PDF Cetak Email
Sabtu, 19 Mei 2018 22:44

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI telah menyampaikan opini atas pemeriksaan laporan keuangan Pemprov Riau tahun 2017 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 


Meski mendapat predikat WTP, namun dalam pemeriksaan laporan keuangan itu BPK juga memberikan beberapa catatan yang harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam menjalankan keuangan di APBD.


Hal itu pun diakui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi. Dia mengatakan atas opini tersebut BPK memberikan beberapa catatan atas laporan keuangan Pemprov Riau tahun 2017.


"Kita belum buka bukunya secara keseluruhan. Pada intinya lumayan (catatan yang diberikan BPK), tapi lebih sedikit dibanding tahun lalu. Artinya ada sedikit kemajuan ke arah lebih baik," katanya.


Ditanya apa saja diantara catatan yang diberikan BPK, Ahmad Hijazi menyampaikan ada kelebihan bayar kegiatan sebanyak dua kegiatan seperti di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.


"Di PUPR ada sedikit. Sekarang tinggal bagaimana kita melakukan penyesuaian terhadap catatan itu. Karena persoalan kegiatan fisik itu sederhana. Apalagi faktor alam juga ada," ujarnya.


Karena itu, Ahmad Hijazi meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau segera menindaklanjuti apa yang menjadi catatan BPK.


"Teman-teman OPD perlu menindaklanjuti itu. Kan ada action plan. Jadi mereka harus menyelesaikan action plan itu yang mengacu sifat kepatuhan yang jelas dan pengendalian internal," tukasnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman