Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Didesak Dewan, Ini Progres Pembangunan Jembatan Siak IV PDF Cetak Email
Senin, 14 Mei 2018 19:25

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Setelah mendapat desakan dari DPRD Riau, hingga kini progres pembangunan Jembatan Siak IV di Jalan Jendral Sudirman Ujung, Pekanbaru, belum begitu menggembirakan. Diperkirakan baru sekitar 23 persen.

 


Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto menjelaskan, proses pengerjaan jembatan memotong Sungai Siak itu terus dilakukan hingga saat ini.


"Memang sekarang dihentikan. Tapi seminggu lagi pembangunan dilanjutkan, proses cor akan dilakukan lagi," ujarnya, Senin (14/5/18) di Pekanbaru.


Diperkirakan pada awal Juli 2018 nanti tiang utama penyangga jembatan sudah berdiri. Selanjutnya barulah bisa dipasang besi gelagar (besi penyangga horizontal di bawah jembatan).


"Intinya memang di pylon itu. Itulah untuk menyangga kabel-kabel yang dipasangkan untuk menahan jembatan. Dan pylon harus kuat memang. Pembangunannya ini yang sedikit lebih rumit memang," sambungnya.


Dadang menjelaskan, dalam desainnya, memang tiang penyangga ini didesain berbentuk A. Kemudian ada bagian sisi lain yang dibuat agak miring.


"Untuk mendapatkan hasil demikian, diakuinya memang sedikit lebih rumit dari pengerjaan jembatan-jembatan lainnya," ujar Dadang Eko Purwanto.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy