Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dewan: Pengerjaan Fisik Jembatan Siak IV Sangat Rendah PDF Cetak Email
Selasa, 08 Mei 2018 19:53

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Realisasi pembangunan fisik Jembatan Siak IV sangat rendah. Selama lima bulan ini, realisasinyabaru 21 persen.

 


Sekretaris Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar mengatakan Jembatan Siak IV harus selesai tahun ini. Dia menegaskan tidak ada lagi cerita proyek mangkrak untuk Jembatan Siak IV.


"Realisasi fisik proyek ini sangat sangat rendah. 21 persen selama 5 bulan pengerjaan itu sangat rendah," tegas Asri Auzar, Selasa 8 Mei 2018.


"Tidak ada molor lagi. Kalau molor lagi, mangkrak lagi," kata dia.


Dilanjutkan Asri Auzar, pihak kontraktor beralasan bahwa ada salah satu alat beratnya yang tidak berfungsi, karena suku cadangnya tidak ada dijual di Riau. "Nah, kita perintahkan kepada mereka untuk diganti," jelasnya.


Asri juga mengatakan bahwa dalam kontrak antara pemerintah dan pihak kontraktor, dicantumkan sanksi jika pihak kontraktor tidak menyelesaikan proyek Jembatan IV tepat pada waktunya."Jadi tidak perlu kita sanksi lagi, karena ada di dalam kontrak," pungkasnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat