Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Realisasi APBD Riau Rendah, Plt Gubri: Saya Tukang Pukul Gong Saja! PDF Cetak Email
Jumat, 04 Mei 2018 13:18

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau 2018 masih minim. Hanya sekitar 13 persen realisasi keuangan dan sekitar 14 persen realisasi fisik pada triwulan pertama 2018.

Sementara, waktu terus berjalan bahkan mendekati semester pertama 2018.Dalam kondisi demikian, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mengklaim pihaknya terus melakukan evaluasi realisasi anggaran pemerintah itu, bahkan tiap bulan. "Sekarang baru bulan Mei kan. Tiap bulan kami evaluasi, kok," katanya, Jumat, tanggal 3 Mei 2018 di Pekanbaru.

Dia mengakui memang kendalanya yang dialami OPD di lingkungan Pemprov Riau itu-itu saja. Diantaranya soal kelengkapan dokumen pengajuan lelang, sehingga terlambat untuk ULP.

Wan Thamrin Hasyim menjelaskan terhadap masalah ini memang sangat berkaitan dengan bagaimana satu sama lain saling melakukan monitoring. Kata dia, jika berangkat dari pengalaman tahun lalu, memang menjelang akhir tahun realisasi APBD bahkan bisa melebihi target.

"Pimpinan OPD itu memang perlu diingat-ingatkan. Kadang-kadang karena kesibukan yang lain mereka lalai sehingga menunda-nunda, padahal pekerjaan itu sama pentingnya," ujar Wan Thamrin Hasyim.

Dalam hal ini, Wan malah memposisikan dirinya sebagai oranh tua, yang bertugas untuk mengingatkan dan mengevaluasi kembali hasil kerja bawahannya. Terutama bagaimana tetap berhati-hati dalam bekerja." Saya kan tukang pukul gong saja," sambungnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran