Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Pertanyakan 'Jatah' 10 Persen Migas ke Pusat PDF Cetak Email
Kamis, 03 Mei 2018 10:26

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemprov Riau menagih janji PI 10 persen untuk jatah hasil pengelolaan Migas ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM.

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Darusman, diutus menemui pihak Kementerian ESDM untuk meminta kejelasan itu.Darusman membenarkan bahwa saat ini dirinya sedang berada di Jakarta dan mengkomunikasikan langsung ihwal ini dengan pihak kementerian terkait. Menurutnya masalah ini harus diperjelas.

"Kami akan menanyakan kembali soal jatah participating interest (PI) 10 persen itu, apa saja yang didapat daerah dan bagaimana syarat-syarat yang harus dilengkapi Pemprov Riau," katanya Kamis (3/5/18).

Darusman menjelaskan, PI 10 persen rencananya akan diperuntukkan kepada BUMD Riau Petroleum Siak. Sehingga pada setiap pengelolaan Migas di Riau jatah 10 persen sudah menjadi pemasukan daerah.

"Selanjutnya hasil dari koordinasi kami di sini akan disampaikan ke pimpinan. Nanti itu juga akan diketahui apa-apa saja yang kami persiapkan,"sebutnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri