Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Fahmizal Motivasi Pelaku Ekraf Pakai Konsep Kekinian PDF Cetak Email
Kamis, 19 April 2018 19:39

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Ekonomi kreatif (Ekraf) merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru, yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utamanya.

 


Kegiatan ini akan berkembang dan harus didukung dengan keberadaan industri kreatif sebagai landasannnya.Seiring berjalannya waktu, perkembangan ekonomi saat ini telah sampai pada taraf ekonomi kreatif, sehingga dihadapkan dengan konsep ekonomi informasi dimana informasi menjadi hal yang utama dalam pengembangan ekonomi itu sendiri.


Untuk menjawab tantang perkembangan itu semua, maka pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menganggap pentingnya kegiatan Pembinaan Pelaku Ekonomi Kreatif Berbasis Media, Desain dan Iptek. Kegiatan diikuti 26 orang peserta dari 12 kabupaten/kota se-provinsi Riau.


Kepala Dinas Pariwisata provinsi Riau Fahmizal Usman pada saat membuka sekaligus menjadi narasumber pada acara tersebut, di Pekanbaru Rabu kemarin mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau ini sebagai upaya memberikan memotivasi bagi para pelaku ekonomi kreatif diprovinsi Riau.


"Kegiatan pembinaan yang diselenggarkan saat ini, fokus kepada pemanfaatan teknologi di bidang kriya yang memanfaatkan potensi lokal yaitu rotan, sehingga memiliki kreasi dan nilai jual tersendiri, serta mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar dapat menyerap konsep-konsep kekinian," katanya.


Fahmizal berharap kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga dengan selesainya mengikuti kegiatan ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam beraktifitas kedepannya.


Turut hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini, jajaran Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Kepolisian Daerah Riau, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Riau, R Dandun Wibawa, Kepala seksi media desain dan iptek, Hendri Zulfandry Putra, Widyaiswara Pemprov Riau, Wellie Annalia dan narasumber serta tamu undangan lainya.rls/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri