Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Tidak Lagi Pemegang Saham Terbanyak BRK PDF Cetak Email
Senin, 09 April 2018 13:39

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Asisten II Setdaprov, Masperi mengatakan Bank Riau Kepri (BRK) merupakan salah satu dari sekian sumber pendapatan yang diharapkan. BRK memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat Riau.

 

 


"Dari aspek teknis saya tak ngomong karena itu lebih tahu OJK," kata Asisten II Setdaprov Masperi dalam pertemuan pers di Kantor OJK Riau Jalan Arifin Ahmad, Senin (9/4/18).


Pengawasan terhadap BRK dilakukan dari berbagai aspek. Pertama RUPS. Semuanya dibedakan satu per satu terhadap rencana bisnisnya.


Selama ini Riau terkenal atas dan bawah minyak sudah mulai bergeser. Pendapat dari DBH tidak lagi seperti dulu. Sehingga harus gali sisi pendapatan daerah, salah satu dari BRK.


BRK masih kebanggaan masyarakat Riau karena reputasinya menunjukkan tren perbaikan. Terutama untuk sektor pengkreditan. Ini untuk menjaga sektor riil.


"Penjelasan OJK, BRK itu masih sehat. Pemprov tidak lagi sebagai pemegang saham dominan. Tapi hanya pemilik modal pengendali saja," katanya. "OJK lembaga resmi yang menyatakan perbankan itu sehat atau tidak," sambungnya.bpc/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman