Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Usulkan Penurunan Pajak Pertalite Jadi 7,5 Persen PDF Cetak Email
Senin, 12 Maret 2018 19:05

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM– Pemerintah Provinsi Riau akhirnya mengusulkan perubahan pajak pertalite menjadi 7,5 persen dari sebelumnya 10 persen. Pengusulan ini disampaikan pada siding paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Senin (12/3/2018).

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi kepada peserta siding paripurna yang dihadiri 34 anggota DPRD itu menyampaikan, Raperda tentang perubahan kedua atas peraturan nomor 8 tahun 2011 diajukan secara substansi yakni perubahan pada pasal 24 yang mengatur besaran pajak bahan bakar.‘’Perubahan tersebut disesuaikan dengan Perpres 191 tahun 2014 tentang besaran pajak, berdasarkan tarif paling ideal, diturunkan sebesar 7,5 persen untuk jenis pertalite," ujar Sekdaprov Riau tersebut.

 

Berdasarkan perhitungan dalam penurunan pajak tersebut disampaikan, hasil simulasi yang menunjukkan angka paling ideal adalah 7,5 persen tersebut. Maka dengan itu, kemudian harga eceran pertalite dari Rp8000 menjadi Rp7800 per liter dengan proporsi volume penjualan sebesar 60 persen.

 

Ahmad Hijazi berharap, penurunan pajak tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya ekonomi menengah kebawah, mengingat masih terjadinya kelangkaan jenis bbm premium. "Penurunan tarif pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (pbbkb) jenis pertalite diharapkan mampu memberikan harga yang terjangkau oleh masyarakat dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau," ujarnya.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang