Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Penurunan Pajak BBM, Pemprov Riau Tergantung Dewan PDF Cetak Email
Jumat, 09 Maret 2018 20:13

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hizaji mengatakan, penurunan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) jenis Pertalite tergantung keputusan DPRD Riau.

 


"Kita telah serahkan ke DPRD, silahkan DPRD sebagai Wakil Rakyat supaya memiliki pemikiran untuk kepentingan rakyat. Silahkan memutuskan, karena ranah untuk membahas itu ada di DPRD, kita akan ikuti berapa harga yang akan ditetapkan, karena keputusan ada di Dewan, "kata Sekdaprov.


Dia menyebutkan, ada dua hal yang perlu diperhatikan terkait penurunan harga pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sampai pada angka 5 persen. Pertama, penurunan harga yang signifikan supaya masyarakat punya daya beli untuk itu.


"Yang kedua, kita juga harus memperhatikan kebutuhan keuangan daerah. Kalau turunnya 5 persen, akan signifikan menurunkan pendapatan daerah,"jelasnya.


Bagi Pemprov Riau katanya, mungkin tidak terlalu berpengaruh. Alasannya, Pemprov hanya mendapatkan 30 persen dari pendapatan PBBKB.


"Namun bagi pemerintah kabupaten/ota, hal tersebut cukup signifikan pengaruhnya. Karena itu kita juga harus memikirkan kepentingan kabupaten/kota,"bebernya.


Pemprov Riau berharap Pertamina juga fair dalam menentukan harga BBM."Jangan ada melakukan pembulatan harga ke atas, harga pokok itu harus disesuaikan dengan harga-harga provinsi,"sebutnya.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu