Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Lippo Karawaci Masih 'Abaikan' Surat Pemprov Riau PDF Cetak Email
Selasa, 27 Pebruari 2018 16:46

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Surat terakhir dilayangkan Pemprov Riau ke pihak Lippo Karawaci terkesan "diabaikan". Sebab hingga kini belum ada kabar.

 


Perusahaan yang mengelola Hotel Aryaduta itu, sebelumnya, merasa keberatan dengan usulan perubahan kontrak kerjasamanya dengan Pemprov Riau.


Kepala Biro Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau Darusman membenarkan kalau hingga kini belum ada kabar apapun, terkait surat terakhir yang dilayangkan Pemprov Riau ke Lippo Karawaci.


Namun demikian, Pemprov Riau sama sekali belum mengubah niat terhadap rencana awal tentang penerimaan PAD Riau dari pengelolaan Aryaduta itu.


"Belum ada perkembangan. Sampai sekarang kami masih menunggu jawaban mereka terhadap surat terakhir yang kami kirimkan," katanya, Selasa, (27/2/18) di Pekanbaru.


Darusman menegaskan Pemprov Riau tetap ingin pihak Lippo Karawaci menyetujui kesepakatan yang sudah dibicarakan akhir tahun 2017 lalu. Dalam pertemuan itu Pemprov Riau menyatakan agar kontrak pengelola Hotel Aryaduta diubah terutama pada bagian jatah yang diterima Pemprov Riau total penghasilan bruto sebesar Rp200 juta per tahun.


Dalam perjanjian kerjasama baru, Pemprov Riau sudah ingin angka itu ditambah, yakni sebesar 15 persen, 10 persen atau 5 persen dari total penghasilan bruto hotel itu. Sebab jumlah uang sebesar Rp200 juta sudah tak relevan dengan harga pasaran saat ini.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri