Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Minta BPKP Audit Investigasi PT RAL PDF Cetak Email
Rabu, 03 Januari 2018 13:42

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sebagai pemegang saham Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Airline (RAL) meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menaikan status audit terhadap perusahan plat merah itu.

 

‎"Audit RAL belum keluar. Tapi kita sudah minta BPKP untuk melakukan audit yang lebih tinggi, apakah itu investigasi atau sejenisnya," kata Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, Rabu (3/1/18) di kantor Gubernur Riau.

 

Menurutnya, saat ini Pemprov Riau baru meminta audit standar terhadap RAL. Tapi kalau nanti BPKP berpendapat status audit bisa ditingkatkan menjadi investigasi, Pemprov Riau minta langkah tersebut ditempuh.

 

"Jadi saat ini kita menunggu itu. Kita sudah minta, tentu BPKP harus ada prosedur untuk menempuh dan dipenuhi jalur itu. Makanya kita tidak mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk penetapan kinerja RAL 2018," paparnya.

 

Disamping itu, Masperi mengaku untuk proses audit RAL, Pemprov Riau sudah pernah memfasilitasi manajemen RAL di Jakarta untuk datang ke Pekanbaru.

 

"Pernah kita fasilitasi mereka satu kali, dan mereka sudah bertemu dengan Inspektorat Riau dan BPKP untuk proses audit. ‎Hasilnya itu yang masih kita tunggu sampai hari ini," bebernya.

 

Ditanya apa keputusan yang diinginkan dari hasil audit RAL, Masperi menyatakan kalau Pemprov Riau menginginkan endingnya agar RAL difailedkan.‎ Karena RAL lebih bagus difailedkan.

 

"Tapi kan ketika kita ingin memfailedkan, RAL dijamin oleh perusahaan lain. Nah konektifitas antar kedua perusahaan ini bagaimana secara hukumnya?" ungkapnya.ck/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman